Cara Menanam Padi Dengan Baik dan Benar

Cara Menanam Padi Dengan Baik dan Benar

Agar menghasilkan produksi padi yang baik dan meningkat disetiap masa panen tentunya sangat penting bagi para petani dalam menanam padi dengan cara yang baik dan benar. Pastikan bahwa anda menanam padi dengan baik dan benar. Berikut ini adalah cara menanam padi dengan baik dan benar.

Cara Menanam Padi

Petani harus memiliki pengetahuan mengenai cara menanam padi dengan baik dan benar agar mendapatkan hasil panen yang baik.

1.Pilih Benih Padi Berkualitas

Cara menanam padi yang benar adalah anda memilih benih padi yang berkualitas agar mendapatkan hasil yang menguntungkan. Anda juga harus memilih lahan yang cocok dengan padi agar mendapatkan hasil yang baik.

Benih padi unggulan memiliki ciri yaitu tahan terhadap serangan hama dan penyakit, toleran terhadap kondisi lingkungan, dan dapat menghasilkan panen yang lebih meningkat dan benih pada saat di rendam dengan larutan tidak mengapung.

2. Menyediakan Lahan

Cara menanam padi dengan baik dengan menyediakan lahan menjadi salah satu faktor terpenting. Agar menhasilkan padi yang baik maka anda harus menyiapkan lahan yang koson dan subur terbebas dari tanaman liar yang dapat mengganggu proses pertumbuhan padi.

Anda dapat meningkatkan kesuburan tanah pada saat ditanami yaitu dengan cara mengaliri air hingga tanah menjadi gembur dan kemudian bajak tanah menggunakan traktor atau sapi, lalu biarkan lahan tergenang dengan air selama 2 minggu agar racun dapat dinetralisir oleh air.

3. Pembibitan

Setelah anda memilih benih yang berkualitas dan menyiapkan lahan, langkah selanjutnya adalah proses pembibitan. Proses pembibitan dapat dilakukan dengan cara menyebarkan benih padi yang bagus dan sudah melalui proses pengujian dan telah direndam hingga 2 hari hingga berkecambah.

Benih yang sudah melalui proses pembibitan sebaiknya diberi pupuk urea untung setiap semester lahan.

4. Penanaman Padi

Setelah melalui proses pembibitan langkah selanjutnya adalah proses penanaman padi. Pada saat benih berusia 20 hari maka benih sudah siap untuk dipindahkan dan benih memiliki ciri ciri berdaun 5 sampai 6 helai, tinggi mencapai 22 – 25 cm, batang pada bagian bawah besar dan keras, dan terbebas dari gangguan hama.

READ  Rekomendasi Manhwa Isekai

Cara penanaman ialah dengan menyiapkan lubang pada tanah dan masukkan benih kedalam tanah, satu lubang hanya untuk satu benih dan masukkn dengan kedalaman sekitar 2 cm.

5. Perawatan dan Pemeliharaan Padi

Untuk mendapatkan hasil padi yang baik maka anda harus memberikan perawatan dan pemeliharaan terhadap padi. Yang anda perlukan pada saat perawatan padi adalah ketelitian bila anda lalai maka hasil panen anda akan kurang memuaskan.

Lakukan perawatan dengan cara penyiangan yang dilakukan dua minggu sekali, setelah itu lakukan pengairan yang wajar hingga tidak kelebihan dan kekurangan. setelah itu berilah pupuk urea yang diberikan hingga 25 sampai 30 hari.

7. Proses Panen

Langkah terakir adalah proses panen, pada hasil ini anda hanya boleh mengerjakan pada saat bulir padi cukup masak, bila anda melakukan hasil panet pada saat gabah berusia dini dapat menurunkan kuantitas dan kualitas panen. Padi yang sudah di panen dapat diletakkan pada tempat beralas terpal dan anda dapat memulai proses perontokan bulir padi.