Mudik Digital, Usulan Dari Presiden Jokowi

Mudik Digital, Usulan Dari Presiden Jokowi

Peringatan larangan mudik, kesekian kalinya diingatkan oleh Presiden Jokowi kepada seluruh masyarakat. Jokowi menghimbau lagi masyarakat, untuk tidak melakukan perjalanan mudik atau pulang kampung.

Presiden Jokowi melontarkan satu pernyataan, yang segera menjadi trend banyak dibicarakan oleh warga di media sosial. Jokowi menyarankan masyarakat untuk melakukan mudik digital. Setelah sebelumnya, masyarakat heboh di media sosial mengenai pernyataan yang membingungkan mengenai mudik dan pulang kampung, yang dilontarkan oleh presiden Jokowi.

Imbauan ini disampaikan melalui akun media sosial milik kepala negara, yaitu seperti Facebook, Twitter, dan juga Instagram. Jokowi mengakui, bahwa tahun ini memang sangat berbeda. Karena seluruh dunia saat ini sedang menghadapi wabah virus corona (Covid – 19). Maka, cara yang paling bijaksana adalah untuk tidak melakukan perjlanan mudik demi melindungi sanak saudara yang berada di kampung.

Masih berkaitan dengan adanya kebijakan pemerintah, melalui sebuah video yang diunggah di akun resminya Jokowi juga membagikan sebuah video yang berdurasi 4 menit 36 detik.  Presiden menghimbau agar para perantau tidak pulang kampung dan ia juga menjelaskan di video yang ia unggah, bagaimana mudik bisa menjadi salah satu cara ampuh dalam penyebaran virus corona (Covid – 19) semakin luas.

Di dalam video tersebut, Jokowi menjelaskan bahwa para pemudik akan sangat berisiko terpapar virus corona (Covid – 19) dan bisa membawa penyakit tersebut ke kampung halaman. Karena bisa saja, desa yang awalnya tidak terjangkit bisa terpapar virus corona, karena adanya virus carrier.

Seperti Apa Mudik Digital ?

Lalu di video tersebut, Jokowi merekomendasikan para perantau untuk melakukan mudik digital. Hal itu lebih baik bila dibandingkan melakukan perjalanan ke kampung halaman. Mudik digital sendiri adalah, aktivitas silaturahmi yang dilakukan melalui video call bersama keluarga. Kegiatan ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid – 19) di sejumlah daerah di Indonesia.

Namun pada dasarnya,  jika hanya sekedar silahturahmi digital sebenarnya sudah banyak dilakukan oleh warga sejak dulu hingga sekarang saat ini. Apalagi, semakin berkembangnya sosial media. Aktivitas tersebut semakin meingkat, seiring dengan adanya kebijakan karantina untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid  – 19) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

READ  Mudik: Percakapan Jokowi dan Najwa Shihab Yang Viral

Dengan membantu merealisasikan mudik digital ini, seharusnya pemerintah bisa membentuk call center bantuan mudik digital. Yang dimana tugasnya adalah, mengusahakan agar keluarga di kota dan keluarga di kampung halaman bisa terhubung. Namun, masalah teknis mengenai kesenjangan sosial dan pengetahuan menjadi halangannya.

Mungkin pemerintah pusat dan daerah, bisa menjamin kelengkapan infrastruktur digital yaitu seperti sinyal telekomunikasi. Dan juga bisa, mewujudkan bantuan wifi – wifi gratis di berbagai daerah. Sehingga bisa membantu masyarakat yang krang mampu, agar dapat bisa berkomunikasi dengan keluarganya yang berada di kota.