Percakapan Jokowi dan Najwa Shihab Yang Viral Soal Mudik

Mudik: Percakapan Jokowi dan Najwa Shihab Yang Viral

Mudik – Najwa Shihab kembali menjadi viral di media sosial. Hal ini disebabkan oleh video percakapannya dengan Presiden Joko Widodo, pada hari Selasa 21 April 2020 lalu di Istana Merdeka.  Video obrolan nya dengan Jokowi adalah bertemakan “Jokowi Diuji Pandemi”

Video obrolan ini diunggah oleh akun YouTube Mata Najwa, pada hari Kamis 23 April 2020. Percakapan Najwa Shihab dan juga Presiden Jokowi, yang membahas fenomena mudik ini menjadi trending nomor satu di seluruh situs media sosial. Video percakapan yang membahasa beda pulang kampung dan pulang kampung ini, sudah ditonton 2,3 jt orang lebih.

Najwa Shihab mempertanyakan, mengepa seolah – olah pemerintah terlihat tidak bergerak cepat dalam menangani mudik ditengah wabah virus corona yang semakin meluas. Jokowi merespons pertanyaan ini, dengan menjelaskan bahwa ada tahap – tahap pelarangan. Ia juga menjelaskan alasan mengapa larangan ini dibuat secara bertahap.

Pulang Kampung VS Mudik

Presiden Jokowi memastikan, pelanggaran pulang kampung ini harus dibuat berdasarkan fakta dan data. Jokowi menyampaikanndari data lapangan yang dipunyai nya, ada sekitar 34% orang yang masih ingin pergi untuk pulang kampung dan ia juga mengatakan bahwa ini angkat yang sangat besar karena jumlah nya jutaan warga bukan ribuan. Sehingga ia mengatakan, bahwa sebelumnya sudah mewanti – wanti anak buahnya. Jika memang angkanya sebesar ini cepat atau lambat larangan pulang kampung ini akan diterbitkan.

Namun, ada bagian menarik di dalam video obrolan Najwa Shihab dan Presiden Jokowi. Menanggapi besarnya angka warga yang masih ingin berpergian untuk mudik. Jokowi mengatakan ini bukan mudik melainkan pulang kampung, dimana memang warga yang bekerja di Jabodetabek dan ingin pulang ke kampung karena tidak ada pekerjaan lagi.

Lalu Najwa Shihab bertanya perbedaan antara pulang kampung dan mudik, lantaran syok dengan pernyataan Jokowi. Jokowi pun menegaskan, kalau pulang kampung itu orang akan pulang di hari Lebarannya, sedangkan kalau pulang kampung itu beda.

Situasi di video ini sempat memanas, lantaran Najwa Shihab terus menyela penjelasan yang diberikan oleh Jokowi. Karena menurutnya, mudik dan pulang kampung itu tidak memiliki arti yang berbeda namun hanya berbeda masalah waktu.

READ  Indoxxi, Waspada Nonton Film di Situs Bajakan

Tetapi, Presiden Jokowi tetap kukuh dengan pendapatnya. Kalau mudik itu untuk merayakan Idul Fitri sedangkan pulang kampung adalah bekerja di Jakarta, tetapi keluarganya ada di kampung. Namun pendapat itu disanggah untuk terakhir kalinya oleh Najwa Shihab, ia mengatakan bahwa ini hanya perbedaan timing nya saja antara mudik dan pulang kampung.

Setelah itu, Jokowi meminta kepada semua warga untuk mempelajari dan melihat kondisi di lapangan. Jokowi mengatakaan, bahwa pada tahapan pertama ini ASN akan dilarang untuk pulang kampung, selanjutnya TNI Polri dan Pegawai BUMN. Sampai akhirnya nanti, ia juga akan melarang masyarakat untuk pergi mudik.